Sabtu, 30 Juni 2012

LESTARIKAN BATIK KITA

Lestarikan Batik Indonesia
Kata batik berasal dari 2 kata, dalam Bahasa Jawa yaitu Amba yang berarti Menulis dan Nitik yang berarti Titik. Sejarah Batik di Indonesia telah dikenal sejak zaman dahulu dan meluas hingga sekarang. Batik menjadi pakaian yang digemari mulai dari anak-anak, remaja, sampai orang dewasa.

Batik di Indonesia
Batik adalah kain bergambar yang dibuat secara khusus dengan menuliskan lilin (malam) di atas kain lalu diproses dengan cara tertentu. Dalam cara pembuatannya, Batik juga mengalami perubahan. Selain cara pembuatannya dengan menggunakan tangan dan dikerjakan secara tradisional (Batik Tulis) dan Batik Cap (pembuatannya dengan cap yang terbuat dari tembaga), ada juga Batik Painting, Batik Fractal dan sebagainya. Corak Batik yang berkembang di Indonesia terbagi dalam 6 kelompok, yaitu Batik Kraton, Batik Sudagaran, Batik Petani, Batik Belanda, Batik China, dan Batik Jawa Hokokai.
Suatu daerah di Indoneia yang memiliki potensi besar dalam seni Batik yang perkembangannya sangat pesat hingga sekarang adalah kota Pekalongan, Jawa Tengah. Kota ini dikenal dengan sebutan Kota Batik dan merupakan salah satu ikon Batik Nusantara.

Perkembangan Batik
Dengan diakuinya Batik di Dunia Internasional pada tanggal 2 Oktober 2009, Indonesia semakin dikenal sebagai Negara penghasil Batik dan mendorong minat Wisatawan Mancanegara untuk membeli Batik Indonesia. Hal ini membuat pendapatan masyarakat menjadi meningkat. Selain sangat baik untuk perkembangan Ekonomi dan Budaya Indonesia, nama Bangsa Indonesia semakin terangkat di dunia Internasional. Dengan adanya pengukuhan Batik, kita mengharapkan supaya pemerintah juga dapat mengajukan pengukuhan Seni Budaya Tradisional Indonesia seperti Angklung, Gamelan, Tari Pendet, dan lain-lain agar mendapatkan pengakuan dari UNESCO. Hal ini bertujuan untuk mencegah terjadinya klaim negara lain bahwa Budaya Indonesia adalah milik mereka.

Pelestarian Batik
Sebagai bentuk penghargaan atas Batik, kita wajib melestarikannya. Ada beberapa bentuk upaya yang dapat kita lakukan, antara lain :
  1. Menjadikan kegiatan membatik sebagai seni untuk menambah ilmu dan wawasan kesenian Indonesia
  2. Menjadikan Batik sebagai Pakaian Nasional
  3. Belajar membatik dan menjaga kebudayaan Batik
  4. Mempromosikan Batik ke Mancanegara

Jagalah selalu kebudayaan yang telah kita miliki, karena dengan tetap menjaga kebudayaan, berarti kita ikut serta mempertahankan Budaya Luhur Indonesia.

Sumber : http://laundraps.blogspot.com/2010/11/mari-lestarikan-batik-indonesia.html

PARADIGMA KONSELOR SEKOLAH

Dikutip dari Majalah Bimbingan dan Konseling Edisi 1
Masa Lalu
  1. Counseling
  2. Counsultation
  3. Coordination
Masa Kini
  1. Counseling
  2. Counsultation
  3. Coordination
  4. Leadership
  5. Advocacy
  6. Teaming and Collaboration
  7. Assesment and use of data
  8. Technology
Masa Depan
  1. Counseling
  2. Counsultation
  3. Coordination
  4. Leadership
  5. Social juctice advocacy
  6. Teaming and Collaboration
  7. Assesment and use of data
  8. Technology
  9. Acountability
  10. Cultural mediation
  11. Syatemic change agent

Hutan Kita Untuk Masa Depan

Eksplorasi terhadap hutan yang dimiliki negeri ini ternyata melampaui batas. Bagaimana tidak? Dengan skala pelumatan hutan 300 kali lapangan sepak bola setiap jamnya, tentu ini menjadi indikasi yang kurang baik bagi Indonesia. Memprihatinkan memang, tapi inilah kondisi yang harus dilihat dan dirasakan bersama. Maraknya ilegal loging dan kurangnya pengawasan pemerintah, semakin memperburuk kondisi hutan di Indonesia. Kerusakan hutan di Indonesia 76-80 persennya karena perambahan hutan secara liar (Forest Global Assesment 2000-2005, Tempo, 4 Mei 2007).

Hutan Kita Sekarang...


Ini megindikasikan bahwa pemerintah Indonesai sebagai penanggung jawab utama atas kelestarian hutannya kurang berhasil dalam menjalankan tugasanya. Melihat kenyataan ini tentunya harus ada upaya yang dapat dilakukan untuk memperbaiki kondisi ini. Apalagi melihat bahwa isu pemanasan global kini kian senter menggema. Upaya perbaikan ini tak harus menjadi beban pemerintah semata.
Namun peran serta semua pihak akan sangat membantu keberhasilan upaya ini. Untuk masyarakat pada umumnya, kesadaran untuk tidak menebang pohon sembarangan saja, sudah cukup untuk menjadi titik awal penyuksesan perbaikan hutan kita. Kesadaran ini jangan pernah diharapkan muncul dalam diri cukong-cukong dan orang-orang yang mencari keuntungan sesaat dari ilegal logging yang mereka buat.
Di sinilah peran pemerintah sangat berpengaruh. Pengawasan jual-beli dan pengiriman kayu kita harus benar-benar di perketat. Selain itu penegakan hukum yang baik sangatlah diperlukan. Kalau perlu pelanggar yang berkenaan dengan perusakan lingkungan harusnya dihukum seberat-beratnya. Tentunya jika pemerintah mau serius menangani masalah ini.

Hutan kita masa depan anak cucu kita Melihat urgensi keberadaan hutan, tentu kita tak akan membiarkan hutan yang dimiliki rusak. Baru-baru ini saja bencana benjir terjadi di mana-mana. Di Kalimantan, sungai Musi meluap dan membanjiri daratan di sekitarnya. Baru-baru ini, tanah longsor melanda daerah Padang. Ini sudah menjadi pertanda bahwa keberadaan hutan menentukan sekali kondisi di sekitarnya.
Akan lebih banyak lagi ancaman-ancaman terhadap manusia karena rusaknya hutan. Belum lagi bila menerawang ke masa yang akan datang. Melihat pengrusakan hutan di Indonesia saat ini begitu besar maka dapat diprediksikan beberapa puluh tahun lagi Indonesia akan mengalami kekeringan hebat. Dan parahnya lagi, Indonesia akan menyusul sebagian besar negara-negara Afrika yang saat ini diliputi gurun pasir.
Menurut para arkeolog, sebelumnya Afrika adalah daratan yang diselimuti hutan dengan berbagai varietas flora dan fauna. Kurang lebih kondisi Afrika saat itu mirip Indonesia saat ini. Dengan mengaca dari sejarah ini, seharusnya bangsa ini sadar. Bahwa bangsa ini tak dapat hidup dengan mengesampingkan alam. Waktu akan terus berjalan seiring dengan semakin menuanya Indonesia.
Generasi yang tua akan digantikan generasi yang lebih muda. Siklus ini akan terus berjalan sampai nanti dunia ini hancur. Keberadaan generasi sekarang hanya sekedar mengisi ruang-ruang kosong dalam sejarah umat manusia. Generasi ini tak lantas menjadi berhak atas apa yang ada, apa yang ada sekarang adalah titipan generasi setelah dan generasi sesudahnya lagi.
Cerita satu generasi dalam ruang-ruang kosong sejarah itu tak ada artinya jika tidak ada satu hal yang memang pantas untuk diingat oleh generasi-generasi mendatang. Jika karena tak memiliki arti saja, generasi mendatang tak patut untuk mengingat. Bagaimana jika generasi sekarang menyerahkan apa yang dititipkan oleh generasi mendatang dalam kondisi yang menyedihkan. Tentu, generasi sekarang ini sama sekali tak patut untuk diingat, atau bahkan generasi yang akan datang berhak menghapus generasi tua ini dari memori sejarah dalam diri mereka. 

Hutan, tambang, lautan, dan kekayaan alam yang ada bukanlah hak bangsa Indonesia saat ini. Tetapi titipan yang harus dijagadan dilestarikan dengan baik. Akan lebih baik jika dalam menjaga dan melestarikan, generasi saat ini mengadakan pengembangan-pengembangan dalam rangka menjaga kuantitas dan kualitas alamnya. 

EFFECTS OF SMOKING

Dampak negatif merokok secara umum (Negatif Effect)
Rokok adalah benda beracun yang memberi efek santai dan sugesti merasa lebih jantan. Di balik kegunaan atau manfaat rokok yang secuil itu terkandung bahaya yang sangat besar bagi orang yang merokok maupun orang di sekitar perokok yang bukan perokok.
  1. Asap rokok mengandung kurang lebih 4000 bahan kimia yang 200 diantaranya beracun dan 43 jenis lainnya dapat menyebabkan kanker bagi tubuh. Beberapa zat yang sangat berbahaya yaitu tar, nikotin, karbon monoksida, dsb.
  2. Asap rokok yang baru mati di asbak mengandung tiga kali lipat bahan pemicu kanker di udara dan 50 kali mengandung bahan pengeiritasi mata dan pernapasan. Semakin pendek rokok semakin tinggi kadar racun yang siap melayang ke udara. Suatu tempat yang dipenuhi polusi asap rokok adalah tempat yang lebih berbahaya daripada polusi di jalanan raya yang macet.
  3. Seseorang yang mencoba merokok biasanya akan ketagihan karena rokok bersifat candu yang sulit dilepaskan dalam kondisi apapun. Seorang perokok berat akan memilih merokok daripada makan jika uang yang dimilikinya terbatas.
  4. Harga rokok yang mahal akan sangat memberatkan orang yang tergolong miskin, sehingga dana kesejahteraan dan kesehatan keluarganya sering dialihkan untuk membeli rokok. Rokok dengan merk terkenal biasanya dimiliki oleh perusahaan rokok asing yang berasal dari luar negeri, sehingga uang yang dibelanjakan perokok sebagaian akan lari ke luar negeri yang mengurangi devisa negara. Pabrik rokok yang mempekerjakan banyak buruh tidak akan mampu meningkatkan taraf hidup pegawainya, sehingga apabila pabrik rokok ditutup para buruh dapat dipekerjakan di tempat usaha lain yang lebih kreatif dan mendatangkan devisa.
  5. Sebagian perokok biasanya akan mengajak orang lain yang belum merokok untuk merokok agar merasakan penderitaan yang sama dengannya, yaitu terjebak dalam ketagihan asap rokok yang jahat. Sebagian perokok juga ada yang secara sengaja merokok di tempat umum agar asap rokok yang dihembuskan dapat terhirup orang lain, sehingga orang lain akan terkena penyakit kanker.
  6. Kegiatan yang merusak tubuh adalah perbuatan dosa, sehingga rokok dapat dikategorikan sebagai benda atau barang haram yang harus dihindari dan dijauhi sejauh mungkin. Ulama atau ahli agama yang merokok mungkin akan memiliki persepsi yang berbeda dalam hal ini.
Ada yang berpendapat bahwa seorang perokok tidak hanya mempunyai sisi negatif seperti ditulis diatas, tetapi perokok juga mempunyai sisi positif atau keuntungan. Hal ini merupakan kabar gembira bagi perokok lantaran mempunyai argumen yang kuat bahwa “tidak selamanya merokok berbahaya”. Dibawah ini adalah beberapa keuntungan bagi mereka yang merokok :
  1. Perokok pasif lebih berbahaya daripada perokok aktif, maka untuk mengurangi resiko tersebut aktiflah merokok.
  2. Mengurangi resiko kematian: Dalam berita tidak pernah ditemui orang yang meninggal dalam posisi merokok.
  3. Berbuat amal kebaikan: Kalau ada orang yang mau pinjam korek api paling tidak sudah siap / tidak mengecewakan orang yang ingin meminjam.
  4. Baik untuk basa-basi / keakraban: Kalau ketemu orang misalnya di Halte CSW kita bisa tawarkan rokok. Kalau basa-basinya tawarkan uang kan nggak lucu.
  5. Memberikan lapangan kerja bagi buruh rokok, dokter, pedagang asongan dan perusahaan obat batuk.
  6. Bisa untuk alasan untuk tambah gaji karena ada post untuk rokok dan resiko baju berlubang kena api rokok.
  7. Bisa menambah suasana pedesaan / nature bagi ruangan ber AC dengan asapnya sehingga seolah-olah berkabut.
  8. Menghilangkan bau wangi-wangian ruang bagi yang alergi bau parfum.
  9. Kalau mobil mogok karena busi ngadat tidak ada api, maka sudah siap api.
  10. Melatih kesabaran dan menambah semangat pantang menyerah karena bagi pemula merokok itu tidak mudah, batuk-batuk dan tersedak tapi tetap diteruskan (bagi yang lulus).
  11. Menambah kenikmatan: Sore hari minum kopi dan makan pisang goreng sungguh nikmat. Apalagi ditambah merokok!
  12. Anti maling, waktu perokok batuk berat di malam hari.(wah.. belum tidur neh)
  13. Bahan inspirasi dan pendukung membuat Tugas Akhir, sehingga seharusnya dicantumkan terima kasih untuk rokok pada kata sambutan
Demikian dampak merokok baik positif maupun negatifnya. Informasi ini akan berguna bagi Anda, tergantung dari sudut pandang mana Anda memahami isi sebenarnya dari bacaan di atas. . . ^^